Jakarta, 27 November 2025 - Perkembangan mobil listrik di Indonesia semakin pesat, tetapi masih banyak fakta menarik di balik teknologi ini yang belum diketahui banyak orang. Meski sering dibahas dari sisi hemat energi dan ramah lingkungan, sebenarnya ada banyak detail unik yang membuat mobil listrik jauh lebih futuristis dibanding kendaraan konvensional. Berikut lima fakta menarik yang mungkin belum pernah Anda dengar.
1. Komponen Bergeraknya Sangat Sedikit
Berbeda dengan mesin bensin yang memiliki ratusan bagian bergerak, motor listrik hanya memiliki sekitar dua puluhan saja. Minimnya komponen membuat mobil listrik lebih sederhana secara mekanis, sehingga potensi kerusakan lebih kecil dan biaya perawatan jadi jauh lebih murah. Tak heran servis berkala EV terasa lebih praktis.
2. Mobil Listrik Bisa Menyalurkan Listrik ke Rumah
Banyak orang mengira mobil listrik hanya bisa menerima daya, padahal beberapa tipe EV terbaru sudah mendukung teknologi Vehicle-to-Load (V2L), Vehicle-to-Home (V2H), bahkan Vehicle-to-Grid (V2G). Dengan teknologi ini, mobil listrik dapat menyalurkan daya ke rumah atau perangkat elektronik seperti kulkas, kompor, hingga peralatan camping. Intinya, EV bisa menjadi “power bank raksasa” berjalan.
3. Akselerasinya Bisa Mengalahkan Mobil Sport
Tidak banyak yang tahu bahwa mobil listrik memiliki torsi yang keluar secara instan. Inilah alasan mengapa banyak EV mampu mencatatkan akselerasi 0–100 km/jam hanya dalam hitungan 3–4 detik, bahkan mengalahkan beberapa mobil sport bertenaga besar. Sensasinya? Halus, tanpa hentakan, tetapi sangat cepat.
4. Kampas Rem Lebih Awet dari Mobil Bensin
Mobil listrik menggunakan sistem regenerative braking, yaitu proses yang mengubah energi pengereman menjadi listrik yang kembali mengisi baterai. Karena proses pengereman lebih banyak dilakukan oleh motor listrik, kampas rem menjadi jauh lebih awet—bahkan bisa bertahan 2 hingga 3 kali lebih lama dibandingkan kendaraan konvensional.
5. EV Tetap Punya “Gear”, Tapi Bukan Seperti Mobil Biasa
Meskipun terlihat seperti tidak punya transmisi, mobil listrik tetap memakai sistem gir reduksi. Bedanya, EV umumnya menggunakan single-speed gearbox, sehingga tidak perlu perpindahan gigi seperti mobil manual maupun otomatis. Namun beberapa mobil listrik performa tinggi mulai mengadopsi transmisi 2-speed untuk meningkatkan efisiensi dan respons akseleras. By : Joppie
Comments
Post a Comment