Jakarta, 18 Desember 2025 - Peresmian pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, menjadi penanda penting komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Dibangun hanya dalam 17 bulan, fasilitas ini menegaskan peran Indonesia yang kian strategis dalam rantai pasok kendaraan listrik global. Di luar target produksi mobil listrik, VinFast juga mengonfirmasi rencana memulai produksi sepeda motor listrik di pabrik tersebut pada tahun depan.
Langkah ini dinilai relevan dengan karakter Indonesia sebagai negara yang sangat bergantung pada kendaraan roda dua. Sepeda motor menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, baik di perkotaan maupun daerah, karena fleksibilitas dan biaya operasional yang terjangkau. Pada 2025, nilai pasar kendaraan roda dua Indonesia diperkirakan mencapai USD 10,48 miliar dan diproyeksikan terus tumbuh, dengan sepeda motor menyumbang lebih dari 78 persen total pengiriman.
Meski kendaraan bermesin bensin masih mendominasi, skuter listrik mulai menunjukkan pertumbuhan lebih cepat. Pergeseran ini didorong oleh insentif pemerintah, kebijakan emisi yang lebih ketat, kenaikan harga bahan bakar, serta meningkatnya kesadaran lingkungan. Pemerintah menargetkan penggunaan 13 juta sepeda motor listrik pada 2030, meski realisasinya masih menghadapi tantangan pada tingkat adopsi dan infrastruktur.
Pengalaman VinFast di Vietnam memperkuat optimisme tersebut. Sepanjang kurang dari 11 bulan, perusahaan mencatat penjualan hampir 400.000 sepeda motor listrik dan menempati posisi kedua terbesar di pasar roda dua Vietnam. Dengan membawa pengalaman ekspansi, jaringan distribusi, dan layanan purnajual ke Indonesia, produksi skuter listrik di Subang berpotensi mempercepat adopsi kendaraan listrik dari lantai pabrik hingga mobilitas harian masyarakat. By : Joppie

Comments
Post a Comment