EV Ngebut, BYD Panen Unit: Pasar Listrik Indonesia Makin “Kesetrum”


 Jakarta, 16 Desember 2025 - Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat, dengan penetrasi meningkat dari 2–3% pada 2023 menjadi sekitar 12% menjelang akhir 2025. Dalam dua tahun, ukuran pasar EV membesar lebih dari empat kali lipat, menandakan adopsi yang semakin kuat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap mobilitas ramah lingkungan.

Di tengah tren tersebut, BYD Indonesia tampil sebagai pemain dominan dengan penjualan lebih dari 47.300 unit sepanjang Januari–November 2025, setara sekitar 57% pangsa pasar EV nasional. Angka ini melampaui total penjualan EV nasional sepanjang 2024, mencerminkan akselerasi pasar pada 2025 serta tingginya kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan produk BYD.

Memasuki kuartal akhir 2025, tingkat adopsi EV bulanan mencapai lebih dari 15% dari total penjualan kendaraan nasional, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan EV tercepat di Asia Tenggara. Pada periode yang sama, BYD menjaga distribusi stabil di kisaran 10.000 unit per bulan, didukung portofolio produk yang semakin beragam dan relevan dengan kebutuhan mobilitas modern.

Kontribusi BYD dan DENZA terlihat di berbagai segmen, mulai dari low hatchback melalui BYD Atto 1, MPV lewat BYD M6, SUV melalui Sealion 7, sedan lewat BYD Seal, hingga segmen premium melalui DENZA D9. Sinergi kedua merek ini tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga berperan sebagai katalis utama dalam mempercepat pertumbuhan dan pematangan ekosistem kendaraan listrik Indonesia. By : Joppie

Comments