Sering Dilakukan Pemilik EV, Kebiasaan Ini Bikin Umur Baterai Lebih Pendek


Jakarta, 21 Januari 2026 - Perawatan baterai menjadi faktor krusial dalam menjaga performa dan usia pakai mobil listrik. Meski memiliki komponen mekanis yang lebih sederhana dibandingkan mobil konvensional, baterai lithium-ion sangat sensitif terhadap kebiasaan pengisian daya dan gaya berkendara harian. Perilaku yang keliru dan dilakukan terus-menerus dapat menyebabkan penurunan kapasitas baterai lebih cepat, sehingga berdampak pada jarak tempuh dan nilai jual kendaraan.

Salah satu kebiasaan yang merusak baterai adalah paparan suhu ekstrem, terutama panas berlebih. Parkir terlalu lama di bawah sinar matahari atau sering berkendara secara agresif dapat meningkatkan suhu internal baterai dan mempercepat degradasi sel. Menjaga suhu tetap stabil dengan memilih tempat parkir teduh serta menghindari akselerasi berlebihan dapat membantu memperpanjang usia baterai.

Kesalahan fatal lainnya adalah membiarkan daya baterai habis hingga nol persen. Kondisi pengosongan mendalam atau deep discharge dapat merusak struktur kimia sel baterai secara permanen. Idealnya, pengisian dilakukan sebelum daya turun di bawah 20 persen dan tidak membiarkan mobil terparkir lama dalam kondisi baterai sangat rendah.

Selain itu, penggunaan pengisian daya cepat secara terus-menerus juga berisiko mempercepat penuaan baterai. Meski praktis, arus tinggi dari fast charging menghasilkan panas dan tekanan lebih besar pada sel baterai. Untuk penggunaan sehari-hari, pengisian daya lambat di rumah lebih disarankan, sementara fast charging sebaiknya digunakan hanya saat diperlukan agar kesehatan baterai tetap optimal dalam jangka panjang. By : Joppie

Comments