Adopsi Mobil Listrik di Indonesia Melonjak, Penjualan Tembus 175 Ribu Unit


 Jakarta, 14 Maret 2026 - Adopsi kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data wholesales GAIKINDO, populasi kendaraan listrik meningkat dari sekitar 43 ribu unit pada 2024 menjadi sekitar 104 ribu unit pada 2025. Lonjakan lebih dari dua kali lipat tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap teknologi kendaraan listrik serta percepatan transisi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan.

Seiring pertumbuhan tersebut, kontribusi kendaraan listrik terhadap pasar otomotif nasional juga semakin besar dengan pangsa pasar mencapai sekitar 15%. Secara kumulatif, total penjualan kendaraan listrik di Indonesia kini telah menembus sekitar 175 ribu unit. Dalam perkembangan ini, BYD turut berperan signifikan dengan mencatat penjualan hampir 80 ribu unit kendaraan listrik sejak 2024 di berbagai wilayah Indonesia.

Peningkatan adopsi kendaraan listrik juga terlihat dari perubahan pola mobilitas masyarakat, termasuk saat mudik Lebaran. Pada mudik 2024, sekitar 4.300 kendaraan listrik digunakan untuk perjalanan jarak jauh, sementara pada mudik 2025 jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 13.600 unit. Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik dalam perjalanan lintas kota bersama keluarga.

Selain ramah lingkungan, kendaraan listrik juga menawarkan efisiensi biaya yang kompetitif. Untuk perjalanan sekitar 800 kilometer seperti rute JakartaSurabaya, penggunaan EV berpotensi menghemat biaya lebih dari 40% dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Untuk mendukung mobilitas tersebut, BYD juga menghadirkan program layanan “Journey with Confidence” yang mencakup pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan, posko mudik, dealer siaga, hingga layanan bantuan darurat selama periode mudik. By : Frodo

Comments