DPR Sambangi Pabrik QJMotor, Cek TKDN Sekaligus Intip Dapur Produksi Motor


 Jakarta, 9 April 2026 - Kunjungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi VII dilakukan ke pabrik QJMotor Manufacture Indonesia di Cikarang pada 3 Maret 2026. Kunjungan ini bertujuan meninjau kesiapan investasi serta arah pengembangan industri otomotif nasional. Pertemuan tersebut juga menjadi forum strategis antara regulator dan pelaku industri untuk membahas peningkatan investasi, penguatan industri dalam negeri, serta penerapan standar manufaktur yang berdaya saing global.

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menekankan pentingnya penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri sebagai fondasi dalam membangun industri otomotif nasional yang mandiri dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa investasi di sektor manufaktur seharusnya tidak hanya berorientasi pada pasar, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri melalui implementasi TKDN yang dilakukan secara bertahap.

Menanggapi hal tersebut, manajemen QJMotor Manufacture Indonesia menyatakan bahwa peningkatan TKDN telah menjadi bagian dari roadmap perusahaan. Strategi ini akan diterapkan secara bertahap seiring dengan penguatan kapasitas produksi dan pengembangan rantai pasok lokal. Perusahaan juga menekankan bahwa fasilitas produksinya didukung teknologi manufaktur modern, sistem otomasi, serta standar pengendalian kualitas global untuk memastikan efisiensi dan konsistensi di seluruh lini produksi.

Selain itu, QJMotor juga berkomitmen pada investasi jangka panjang melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor otomotif. Hal ini dilakukan melalui program transfer teknologi dari jaringan global QJMotor di China kepada tenaga kerja lokal. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti pentingnya penerapan Standar Nasional Indonesia dalam proses manufaktur untuk menjaga kualitas produk serta melindungi konsumen. By : Joppie

Comments