Jakarta, 9 Juli 2026 - Perubahan kondisi ekonomi, seperti fluktuasi harga bahan bakar dan kemacetan di berbagai kota, mendorong masyarakat untuk semakin mempertimbangkan biaya kepemilikan kendaraan secara menyeluruh atau total cost of ownership. Selain harga pembelian, faktor seperti biaya operasional, perawatan, serta efisiensi penggunaan kendaraan menjadi pertimbangan penting, khususnya bagi pengemudi ride-hailing yang mengandalkan kendaraan sebagai sumber pendapatan sehari-hari.
Menjawab kebutuhan tersebut, VinFast menghadirkan VinFast Evo, sepeda motor listrik yang menawarkan berbagai pilihan kepemilikan, termasuk skema berlangganan maupun pembelian baterai. Motor listrik ini dipasarkan dengan harga mulai Rp18.980.000 menggunakan skema berlangganan baterai atau Rp26.260.000 termasuk dua baterai. VinFast juga menyediakan opsi penyewaan baterai serta biaya penukaran baterai yang terjangkau melalui jaringan stasiun yang dikembangkan bersama V-GREEN di sejumlah wilayah Indonesia. Selain itu, konsumen memperoleh program penukaran baterai gratis selama satu tahun dengan kuota tertentu, serta garansi kendaraan dan baterai hingga empat tahun yang disertai perpanjangan garansi sesuai ketentuan.
Dari sisi performa, VinFast Evo dibekali motor BLDC in-wheel dengan tenaga maksimum 5.200 watt dan kecepatan puncak hingga 80 km/jam. Kendaraan ini menggunakan dua baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas masing-masing 1,5 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 150 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh berdasarkan hasil pengujian standar. Sistem penukaran baterai yang hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit menjadi salah satu fitur yang dirancang untuk mendukung mobilitas pengguna dengan intensitas perjalanan tinggi. Berbagai fitur lain seperti lampu LED projector, kompartemen penyimpanan depan, serta desain yang disesuaikan dengan karakter lalu lintas perkotaan turut melengkapi kendaraan ini.
Seiring meningkatnya perhatian terhadap kendaraan listrik di Indonesia, kehadiran VinFast Evo menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan dengan biaya operasional lebih efisien. Dukungan terhadap pengembangan ekosistem pengisian dan penukaran baterai diharapkan dapat memperluas akses penggunaan kendaraan listrik, sekaligus mendukung upaya percepatan transisi menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Indonesia. By : Joppie
.jpeg)
Comments
Post a Comment